Pengertian Dan Dampak E-GOVERNMENT DAN E-COMMERCE

 Pengertian E-GOVERNMENT:

adalah suatu upaya dari pemerintah dalam mengembangkan penyelenggaraan pelayanan pemerintahan yang berbasis elektronik dengan memanfaatkan teknologi informasi.


Dampak E-GOVERNMENT:

Dampak positif dari e-government adalah untuk mendapatkan pelayanan dari pemerintah, kita tidak perlu lagi untuk harus pergi ke kantor pemerintah untuk mendapatkan pelayanan dari pemerintah. Kita hanya perlu menggunakan gadget yang kita miliki untuk mengakses situs e-government dari pemerintah. Disamping itu, pelayanan dapat dilakukan 24 jam.


Dampak negatif dari e-government meliputi perlengkapan teknologi baik dari hardware dan software yang cukup mumpuni untuk dapat memberikan pelayanan secara maksimal. 

Terutama bagi negara yang masih tertinggal dan memiliki jumlah penduduk yang banyak dan tersebar di negara. Jika tidak diberikan yang terbaik tentu warga di wilayah yang terpencil akan sulit untuk mendapatkan pelayanan ini karena membutuhkan internet untuk dapat mengaksesnya


Pengertian E-COMMERCE :

proses pembelian maupun penjualan produk secara elektronik.



Dampak E-COMMERCE :

Dampak Positif :

- Aliran pendapatan (Revenue Stream) baru yang mungkin jauh lebih menjanjikan yang tidak ditemui di sistem jual beli di pasar tradisional.

- Mampu meningkatkan market exposure.

- Mampu mengurangi biaya operasional(operating cost).

- Dapat memperluas jangkauan (global reach).

- Mampu meningkatkan customer loyality.

- Mampu meningkatkan supplier management.

- Dapat mempersingkat waktu produksi.

- Meningkatkan value chain (mata rantai pendapatan).


Dampak Negatif :


- Akan kehilangan dari segi finansial secara langsung karena adanya kecurangan. Seorang penipu mentransfer uang dari rekening satu ke rekening lainnya atau dia telah mengganti semua data finansial yang ada.

-Adanya pencurian informasi yang sangat rahasia dan berharga. Gangguan yang muncul bisa membongkar semua informasi rahasia itu pada pihak yang tidak berhak dan mengakibatkan kerugian besar bagi korban. 

- Kehilangan kesempatan bisnis atau kerugian pelanggan karena gangguan pelayanan. Seperti kesalahan yang bersifat non-teknis(aliran listrik tiba-tiba padam).

- Adanya pengaksesan ke sumber pihak yang tidak berhak. Seperti seorang hacker yang membobol sistem perbankan. Kemudian memindahkan sejumlah rekening milik orang lain ke rekeningnya sendiri.

- Dapat kehilangan sebuah kepercayaan dari para konsumen. Karena faktor-faktor seperti adanya usaha sengaja yang dilakukan oleh pihak luar yang berusaha menjatuhkan reputasi perusahaan tersebut.

- Terjadinya kerugian yang tidak terduga-duga, karena adanya gangguan yang dilakukan dengan sengaja, ketidakjujuran, kesalahan dari faktor manusia ataupun kesalahan dari sistem elektronik

Komentar